SEJARAH DESA

j7w_rpyiPada Jaman Penjajahan Belanda pada tahun 1910 di Desa Tasikrejo dihuni oleh beberapa keluarga itupun berasal dari perantauan, dari desa sekitar seperti Desa Kaliprau, Padek, Wiyorowetan, Desa Temuireng Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Desa Pait Kecamatan Siwalan, Desa Kemplong, Desa Boyoteluk Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan dan daerah lain dari Desa Pegunungan. Pada umumnya mereka boro, baik boro kerja atau karena hubungan lain sehingga mereka menetap di Desa Tasikrejo.

Sebelum menjadi Desa Tasikrejo semula trbagi menjadi 5 wilayah Dusun yaitu :

Dusun 1 ( Karangdempel )

Dusun paling barat di sebut Dusun Karang Dempel yang ditokohi oleh seseorang yang berasal dari Desa Wiyorowetan tidak tersebut namanya, sejarah terbentuknya Dusun Karangdempel adalah sebagai berikut :

Semula ada beberapa mayat yang dibuang oleh pengikut Belanda, didekat Desa Kaliprau maupun Desa Samong, tetapi masyarakat sekitar yaitu masyarakat Desa Kaliprau maupun Desa Samong tidak mau mengakui dan mengurusi mayat tersebut, sehingga ada salah satu warga Desa Tasikrejo bersedia mengubur dan merawat layaknya keluarga sendiri sehingga orang tersebut di kasih tanah dan areal sawah, sampai sekarang Dusun tersebut dinamai Dusun Karangdempel karena wilayahnya nempel di Desa Kaliprau dan Desa Samong, sekarang telah dihuni oleh 136 KK dan jumlah penduduknya kurang lebih 585 orang.

Dusun II ( Seceleng Utara )

Dusun II ( Seceleng Utara ) adalah dari kata CELENG artinya pada jaman itu di Desa Tasikrejo banyak binatang Celeng (Babi Hutan) menurut sumber yang dituakan oleh masyarakat Desa Tasikrejo bahwa di Desa Tasikrejo merupakan induk dari binatang Celeng (Babi Hutan) merupakan wilayah Desa Tasikrejo yang semula ditokohi oleh seorang perantau dari luar desa yang dikenal dengan “Kyai Gede Cokro Mirudo” dan istrinya yang bernama “Den Ayu Gembung” sekarang terdapat petilasannya berupa makam kedua orang tersebut di RT.01 RW.02, sebelah selatan Musholah Baitul Mutaqin. Pada saat itu Dusun Seceleng Utara terhuni 6 Kepala Keluarga (KK) yang sekarang dihuni 242 KK atau berpenduduk 754 orang.

Dusun III (Seceleng Selatan)

Dusun III (Seceleng Selatan) pada mulanya ditokohi oleh seorang dari rantau juga dikenal dengan nama “Kaki Lengger dan Nini Lengger” konon orang tersebut cukup disegani oleh masyarakat sekitar karena kesaktiannya yang bisa terbang atau menghilang. Pada jaman itu Hindia Belanda di kasih kepercayaan untuk memimpin Desa Seceleng (Seceleng Selatan). Disebut pada waktu itu Bekel atau sekarang di sebut Kepala Desa (Tahun 1850 – 1875). Karena tabiat orang tersebut kurang disenangi oleh masyarakat dan Kaki Lengger sudah usianya tua, maka Kepala Desa / Bekel tersebut pada tahun 1875 diadakan pemilihan Penggantian Kepala Desa dengan cara, semua warga dewasa dikumpulkan di halaman / pekarangan yang luas dam masing-masing calon berdiri didpan, pemilih mengikuti dibelakang. Calon yang jadi kalau yang dibelakang orangnya paling banyak atau paling panjang. Saat itu yang jadi adalah Joyo Winangun warga asli atau keturunan dari Dukuh Seceleng, dia memerintah dari tahun 1875 – 1895 dan wilayahnya dari Dusun I – Dusun V.

Dusun IV (Keweto)

Dusun IV (Keweto) pada waktu itu meliputi Dusun IV (Keweto Kidul dan Keweto Lor) adapun sebagai tokohnya yaitu Kaki Sibah dan Nini Sibah atau Syeh Ali Sayid dan Den Ayu Maripah, sebagai petilasannya adalah makam 2 tokoh tersebut di RT.02. RW.05. Dusun Keweto Kidul.

Dusun V (Kedung Pedati)

Dusun V pada saat itu merupakan wilayah bagian dari Desa Tasikrejo yang permukaannya sangat rendah, sebab wilayah tersebut dikelilingi aliran Sungai Sragi Lama dan penuh dengan binatang air seperti: Mencawak, Ular Sanca, Buaya dan Binatang air lainnya. Oleh masyarakat dukuh Keweto wilayah itu digunakan untuk pangonan / menggembala Sapi dan kandangnya ditempatkan disitu juga. Dari kebiasaan tersebut maka masyarakat dari Dukuh Keweto ataupun Dukuh lain akhirnya menyebutnya Dukuh “Kedung Pedati” sehingga sampai sekarang.

Adapun Jabatan Kepala Desa Tasikrejo menurut penuturan dari beberapa tokoh yang dituakan di Desa Tasikrejo dapat diurutkan nama-nama Kepala Desa dari masa penjajahan Belanda hingga sekarang antara lain sebagai berikut :

 

No Masa Jabatan         Nama                                             Wilayah                   Jumlah KK/

Bekel/Kepala Desa                                                       Penduduk                           Ket

KK                Org
1    1850 – 1875            Kaki Lengger                                  Du/Dus I – V       16                   36                   25 th
2    1875 – 1895           Joyo Winangun                              Du/Dus I – V       28                  65                    20 th
3    1895 – 1921           Kacung                                             Du/Dus I – V       56                  90                    26 th
4    1921 – 1926           Songet                                              Du/Dus I – V       76                   95                      5 th
5    1926 – 1940          Catiban                                             Du/Dus I – V      105                  534                  14 th
6    1941 – 1947           Daryat                                               Du/Dus I – V      115                  860                   6 th
7    1947 – 1950          Ramli                                                 Du/Dus IV – V    123                 860                   3 th
8    1947 – 1950         Waryono                                            Du/Dus I – III     125                 876                   3 th
9    1950 – 1951          Daryat                                                Du/Dus I – V       140                876                    1 th
10  1951 – 1965          Sardani                                               Du/Dus I – V       190               1087                14 th
11   1965 – 1967         Kasidin                                                Du/Dus I – V      190                1293                  2 th
12   1967 – 1988        Waryono                                             Du/Dus I – V      650                3890               19 th
13   1989 – 1998        Asroh                                                   Du/Dus I – V      900               4665                 8 th
14   1998 – 2006       Manasir                                               Du/Dus I – V      1350             5475                  8 th
15   2007 – 2013       Nurcoyo                                               Du/Dus I – V      1650            6086                  6 th
16   2013 – 2019       Nurcoyo                                                Du/Dus I – V      1700            6235                  6 th